Binjai - INFO BS : Setelah berjibaku siang dan malam selama sepekan penuh, PT PLN (Persero) berhasil melakukan energize tiga Tower Emergency (TE) 275 kV Galang–Simangkuk sebagai bagian dari upaya pemulihan sistem kelistrikan pasca cuaca ekstrem yang menyebabkan robohnya 12 tower transmisi di Sumatera Utara.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam proses normalisasi sistem kelistrikan yang sempat terganggu akibat bencana alam. Dengan beroperasinya kembali Tower Emergency tersebut, pasokan listrik ke berbagai wilayah di Sumatera Utara dapat dipulihkan secara bertahap dan andal, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Proses pemulihan tidaklah mudah. Petugas PLN harus menghadapi medan yang berat, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta tantangan teknis yang kompleks dalam membangun dan mengoperasikan tower darurat dalam waktu singkat. Namun berkat kerja keras, koordinasi yang baik, serta dukungan berbagai pihak, proses pemulihan berhasil diselesaikan sesuai target.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIB Sumbagut), Amiruddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam percepatan pemulihan sistem kelistrikan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh personel PLN, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah mendukung proses pemulihan ini. Bersama, kita berhasil menghadirkan kembali listrik yang andal untuk masyarakat Sumatera Utara,” ujar Amiruddin.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan energize Tower Emergency dan sinkronisasi kembali ke sistem interkoneksi Sumatera merupakan hasil kerja kolektif yang mengedepankan aspek keselamatan, kecepatan, dan keandalan.
“Di tengah tantangan cuaca dan medan yang berat, petugas PLN menunjukkan dedikasi luar biasa untuk memulihkan sistem kelistrikan di Sumatera Utara. Berhasilnya energize Tower Emergency dan sinkronisasi kembali ke sistem interkoneksi Sumatera merupakan hasil kerja kolektif yang mengedepankan keselamatan, kecepatan, dan keandalan demi melayani masyarakat,” kata Amiruddin.
Menurutnya, seluruh personel yang terlibat bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan masyarakat dapat kembali menikmati pasokan listrik secara normal. Upaya tersebut sekaligus menunjukkan komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan nasional, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
Dukungan dari TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar lokasi pekerjaan juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan. Sinergi yang terjalin antara berbagai pihak memungkinkan pekerjaan pembangunan tower darurat dan pemulihan jaringan transmisi berlangsung lebih efektif dan aman.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, semangat gotong royong, serta profesionalisme para petugas di lapangan mampu mengatasi berbagai tantangan yang muncul akibat bencana alam. PLN memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penguatan sistem transmisi guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Dengan kembali beroperasinya jaringan transmisi Galang–Simangkuk melalui Tower Emergency 275 kV, masyarakat Sumatera Utara kini dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil. PLN juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara aman, andal, dan berkelanjutan.(KtrB-01)
