Jakarta - INFO BS : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Sari Yuliati menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat di wilayah Pulau Lombok. Kamis (26/2/2026). Program ini ditujukan untuk membantu warga berpenghasilan rendah agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas rumahnya menjadi lebih layak huni.
Dalam kegiatan
penyerahan bantuan tersebut, Sari Juliati menegaskan bahwa program BSPS merupakan bentuk
nyata keberpihakan negara terhadap kebutuhan dasar rakyat, khususnya di sektor
perumahan. Rumah yang layak, menurutnya, bukan sekadar tempat berteduh, tetapi
juga fondasi penting bagi kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan keluarga.
Ia menyampaikan bahwa
banyak warga di Lombok yang masih membutuhkan dukungan untuk memperbaiki
kondisi hunian pascabencana maupun karena keterbatasan ekonomi. Melalui bantuan
stimulan ini, pemerintah mendorong masyarakat untuk bergotong royong membangun
atau merehabilitasi rumah secara swadaya dengan dukungan dana yang diberikan.
Program BSPS sendiri
dirancang agar penerima manfaat turut berpartisipasi aktif dalam proses
pembangunan. Skema ini dinilai efektif karena selain membantu secara finansial,
juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif di tengah
masyarakat. Wakil Ketua DPR berharap bantuan tersebut dapat mempercepat
pengurangan angka rumah tidak layak huni di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu,
ia juga berdialog langsung dengan warga penerima manfaat untuk mendengar
aspirasi serta kendala yang dihadapi di lapangan. Beberapa warga mengaku sangat
terbantu dengan adanya program tersebut karena sebelumnya mereka kesulitan
mengumpulkan dana untuk memperbaiki rumah yang rusak atau tidak memenuhi
standar kelayakan.
Pimpinan DPR menegaskan
komitmennya untuk terus mengawal program-program perumahan rakyat agar tepat
sasaran dan berjalan transparan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara
pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat agar proses penyaluran
bantuan berlangsung efektif serta bebas dari penyimpangan.
Selain meningkatkan
kualitas hunian, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian
lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan pembelian bahan bangunan dari pelaku
usaha setempat. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima
bantuan secara langsung, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.
Wakil Ketua DPR menutup
kegiatan tersebut dengan harapan agar bantuan stimulan perumahan swadaya dapat
terus diperluas cakupannya. Ia menilai, akses terhadap rumah layak huni
merupakan hak dasar warga negara yang harus diperjuangkan secara konsisten
melalui kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada rakyat kecil.(sumber : dprgoid)
