Notification

×

Iklan

Iklan

Sarmuji Dorong Kantor Golkar Terbuka bagi Publik, Tegaskan Fungsi sebagai Rumah Aspirasi Rakyat

Selasa, 24 Februari 2026 | 21.09 WIB Last Updated 2026-02-24T14:09:54Z


Jakarta   -   INFO BS  :  Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meminta agar seluruh kantor Partai Golkar di berbagai daerah dapat lebih terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat. Ia menegaskan, kantor partai tidak boleh hanya menjadi ruang administratif internal, tetapi juga difungsikan sebagai tempat menerima aspirasi dan pengaduan warga.


Menurut Sarmuji, partai politik memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk hadir di tengah masyarakat. Karena itu, kantor partai harus menjadi “rumah bersama” yang ramah bagi siapa pun yang ingin menyampaikan persoalan, ide, maupun kritik konstruktif.


“Kantor partai jangan terkesan eksklusif. Harus terbuka untuk masyarakat, agar fungsi representasi dan komunikasi politik berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangannya minggu (22/2/2026).


Ia menjelaskan, keterbukaan kantor partai merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara kader dan masyarakat. Dengan membuka ruang dialog secara langsung, partai dapat lebih cepat menyerap aspirasi sekaligus memahami persoalan riil yang dihadapi warga di lapangan.


Langkah ini juga dinilai penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi menjelang agenda-agenda politik ke depan. Sarmuji menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap partai politik harus dibangun melalui kerja nyata dan keterlibatan aktif bersama masyarakat, bukan sekadar melalui kampanye saat momentum pemilu.


Lebih lanjut, ia mendorong agar setiap kantor Golkar menyediakan mekanisme pelayanan yang jelas, mulai dari jadwal penerimaan aspirasi hingga tindak lanjut atas laporan masyarakat. Dengan sistem yang tertata, keberadaan kantor partai akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik.


Partai Golkar, kata Sarmuji, ingin menegaskan komitmennya sebagai partai yang inklusif dan responsif terhadap dinamika sosial. Ia juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga etika, keramahan, serta profesionalisme dalam melayani masyarakat yang datang ke kantor partai.


Selain sebagai pusat aktivitas politik, kantor partai juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, diskusi publik, hingga pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, fungsi partai tidak hanya sebatas kendaraan politik, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan penguatan demokrasi di tingkat akar rumput.


Sarmuji optimistis, jika kantor-kantor partai benar-benar dibuka dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, maka citra partai politik akan semakin positif. Keberadaan partai pun akan semakin relevan sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah.


Ia menegaskan bahwa keterbukaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan komitmen nyata untuk mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan.(sumber :detikcom)



×
Berita Terbaru Update