Notification

×

Iklan

Iklan

Ahmad Doli Kurnia Tanjung Sambangi Asahan, Kawal 12 Korban Dugaan Predator Seksual Buat Laporan ke Polres

Kamis, 19 Februari 2026 | 23.37 WIB Last Updated 2026-02-19T16:37:14Z


Medan  -  INFO BS  :  Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung , senin (16/2/2026)  terbang ke Kabupaten Asahan untuk mendampingi 12 korban dugaan predator seksual yang tengah menjadi sorotan publik. Kehadiran Ahmad Doli merupakan bentuk komitmen dalam memastikan proses hukum berjalan adil dan berpihak kepada korban.


Sebanyak 12 orang tua bersama anak-anak mereka yang menjadi korban kekerasan seksual oleh tersangka berinisial SS, mendatangi Polres Asahan untuk membuat laporan resmi. Kasus yang viral dalam sepekan terakhir ini menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat Asahan.


Ahmad Doli Kurnia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak dan perempuan harus menjadi prioritas semua pihak. Ia menyampaikan bahwa negara tidak boleh kalah terhadap pelaku kejahatan seksual, terlebih jika korbannya adalah anak-anak yang masa depannya harus dijaga.


“Saya hadir untuk memastikan para korban mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis yang layak. Tidak boleh ada intimidasi ataupun tekanan dalam proses pelaporan ini,” ujarnya di sela-sela pendampingan.


Dalam proses pelaporan tersebut, rombongan korban turut didampingi Ketua DPRD Asahan serta Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Asahan, Fadhli. Mereka bersama-sama mengawal para korban agar mendapatkan pelayanan maksimal dari aparat penegak hukum.


Ketua LPA Asahan, Fadhli, menekankan pentingnya penanganan kasus ini secara profesional dan transparan. Ia berharap aparat kepolisian segera menuntaskan penyidikan dan memberikan kepastian hukum bagi para korban. “Anak-anak ini membutuhkan rasa aman dan jaminan bahwa keadilan akan ditegakkan,” katanya.


Sementara itu, pihak kepolisian menerima laporan para korban dan menyatakan akan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat juga memastikan akan memberikan perlindungan kepada para pelapor serta saksi yang terlibat dalam perkara ini.


Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan tersangka SS menjadi perhatian luas masyarakat Asahan. Berbagai elemen masyarakat mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya jika terbukti bersalah di pengadilan.


Kehadiran Ahmad Doli Kurnia dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap persoalan perlindungan anak. Ia juga mendorong agar pemerintah daerah memperkuat sistem pencegahan kekerasan seksual melalui edukasi dan pengawasan yang lebih ketat di lingkungan masyarakat.


Dengan pendampingan langsung dari wakil rakyat dan lembaga perlindungan anak, para korban diharapkan dapat menjalani proses hukum dengan lebih tenang. Masyarakat pun berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi kejahatan seksual dan melindungi generasi muda dari tindakan predatoris.(sumber : gt /gp ) 





 


×
Berita Terbaru Update