Jakarta - INFO BS : Sekretaris Jenderal Partai Golkar. Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) harus dapat diakses secara merata oleh seluruh kalangan masyarakat tanpa terkecuali. Hal tersebut disampaikannya sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Menurut Sekjen Golkar, Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan instrumen strategis negara dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. Oleh karena itu, mekanisme seleksi dan sosialisasi program perlu terus diperbaiki agar tidak hanya menjangkau kelompok tertentu, tetapi benar-benar terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi.
Ia menilai, selama ini LPDP telah memberikan kontribusi besar dalam membantu mahasiswa berprestasi melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri. Namun demikian, akses informasi dan kesiapan administrasi sering kali menjadi kendala bagi calon penerima dari daerah terpencil maupun keluarga kurang mampu.
“Beasiswa LPDP harus menjadi jembatan bagi anak-anak bangsa yang memiliki potensi, bukan hanya mereka yang sudah memiliki akses dan fasilitas memadai. Negara wajib memastikan kesempatan yang sama bagi seluruh rakyat,” ujarnya.
Sekjen Golkar juga mendorong agar pemerintah memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, kolaborasi antara kementerian terkait, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan sangat penting untuk memastikan informasi mengenai beasiswa dapat diterima secara menyeluruh.
Selain itu, ia mengusulkan adanya pendampingan khusus bagi calon pendaftar dari keluarga prasejahtera agar mereka dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Dengan demikian, peluang untuk lolos seleksi menjadi lebih terbuka dan adil.
Program LPDP sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu skema pembiayaan pendidikan paling bergengsi di Indonesia, yang mendukung jenjang magister dan doktoral di berbagai bidang prioritas. Sekjen Golkar berharap ke depan kuota dan skema afirmasi semakin diperluas, terutama bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia menegaskan bahwa investasi pada pendidikan merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan global dan bonus demografi. Partai Golkar, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pendidikan agar berpihak pada kepentingan rakyat luas.
Dengan akses yang lebih inklusif terhadap LPDP, diharapkan semakin banyak generasi muda dari berbagai daerah yang mampu meraih pendidikan tinggi berkualitas dan kembali berkontribusi membangun bangsa. Pemerataan kesempatan inilah yang menjadi fondasi penting menuju Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.(sumber :ant )
