Notification

×

Iklan

Iklan

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Tebing Ambruk di Desa Beruam, Akses Antar-Dusun Lumpuh Sementara

Jumat, 09 Januari 2026 | 16.38 WIB Last Updated 2026-01-09T09:38:03Z


 Langkat  -   INFO BS  :  Intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa malam hingga kamis  dini hari mengakibatkan tanah longsor di Desa Beruam, Kecamatan Kuala. Material longsor berupa tanah dan batu menutup badan jalan yang menghubungkan dua dusun di wilayah tersebut. Akibatnya, jalur utama sementara tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Informasi dihimpun dari warga setempat jum’at (9/1/2026) menyebutkan bahwa peristiwa longsor terjadi kamis sekitar pukul 03.00 WIB saat kondisi wilayah sedang diguyur hujan deras. “Suara ambruknya cukup keras, tebing langsung turun ke jalan,” ucap Ilham, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.


Material longsor setebal hampir setengah meter menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 15 meter. Selain itu, sejumlah pepohonan kecil juga tumbang dan turut menutupi akses. Warga yang hendak beraktivitas ke pusat kecamatan maupun ke desa tetangga terpaksa menghentikan perjalanan karena tidak bisa melintas.


Kepala Desa Beruam. Tosa Sitepu, mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi ini kepada BPBD serta pemerintah Kecamatan Kuala. “Kami masih menunggu alat berat untuk membersihkan material. Sementara itu warga bergotong-royong menyingkirkan batu dan ranting agar akses pejalan kaki tetap bisa terbuka,” jelasnya.


Hingga siang hari, kendaraan bermotor masih belum dapat melintas karena badan jalan belum sepenuhnya terbuka. Sementara warga Dusun Pancang Lima dan Dusun Suka Damai  memilih jalur alternatif melalui jalan perkebunan, namun rute tersebut tidak bisa dilewati mobil dan cukup berisiko di musim penghujan.


Pihak BPBD Kabupaten Langkat juga telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan serta mengidentifikasi potensi longsor susulan. “Kondisi tanah saat ini masih labil karena hujan belum reda. Kita imbau warga yang melintas agar tetap waspada,” kata salah satu petugas.


Selain mengganggu lalu lintas, longsor juga mengancam jaringan infrastruktur lokal. Sejumlah tiang listrik yang berada tidak jauh dari tebing mengalami kemiringan dan tengah dipantau oleh petugas PLN agar tidak membahayakan warga.


Warga berharap penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama untuk akses pendidikan, distribusi hasil tani, serta kebutuhan harian masyarakat. (ktrB-01) 



×
Berita Terbaru Update