Notification

×

Iklan

Iklan

Gagal Menanjak di Gunung Bendahara Binjai Selatan, Truk Pasir Terbalik Hantam Warung Bakso: Kerugian Rp40 Juta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23.46 WIB Last Updated 2026-08-22T16:46:29Z


 Binjai -   INFO BS   :   Jalur ekstrem di kawasan Gunung Bendahara, Kecamatan Binjai Selatan, kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. truk dump pengangkut pasir dengan nomor polisi BK 9409 EJ terbalik setelah diduga gagal menanjak, kemudian menghantam sebuah warung bakso pada Sabtu (22/8/2026) sekira pukul 19.48 WIB.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika truk diduga bermuatan berat tersebut melintasi jalur tanjakan yang cukup curam di kawasan jalan Gunung Bendahara. Saat berada di tengah tanjakan, kendaraan diduga kehilangan tenaga atau lost power.


Kondisi tersebut membuat truk tidak mampu melanjutkan perjalanan dan kemudian bergerak mundur. Kendaraan meluncur tanpa kendali mengikuti kontur jalan hingga akhirnya terbalik dan menghantam bangunan warung bakso yang berada di sisi jalan.


Benturan keras mengakibatkan bagian depan warung mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah fasilitas dan perlengkapan di dalam warung turut terdampak akibat hantaman truk tersebut.


Meski kerusakan bangunan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian memastikan kecelakaan hanya menimbulkan kerugian materiil. Pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.


Petugas kepolisian yang menerima laporan kejadian langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Selain melakukan pemeriksaan awal, petugas juga mengatur arus lalu lintas agar kendaraan yang melintas tetap dapat bergerak dan tidak terjadi kemacetan akibat posisi truk yang mengalami kecelakaan.


Sopir truk juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi melakukan pendalaman terkait kronologi kecelakaan, kondisi kendaraan, serta kelayakan truk sebelum melintasi jalur tanjakan ekstrem tersebut.


Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kendaraan kehilangan tenaga hingga akhirnya mundur dan terbalik. Polisi juga akan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian terhadap keselamatan kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur Gunung Bendahara. Medan jalan yang memiliki tanjakan curam membutuhkan kondisi kendaraan dan kemampuan pengemudi yang benar-benar prima.


Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.


“Kami mengimbau agar setiap pengendara memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur ekstrem seperti di Gunung Bendahara ini. Hal ini sangat penting untuk menghindari risiko gagal menanjak yang dapat membahayakan keselamatan publik,” ujar perwakilan kepolisian di lokasi kejadian.


Polisi juga mengingatkan pengemudi kendaraan bermuatan berat agar memperhatikan kapasitas muatan, kondisi rem, mesin, ban, serta sistem kendaraan lainnya sebelum melewati jalur dengan tingkat kemiringan tinggi.


Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa kendaraan berat yang melintas di jalur ekstrem harus benar-benar memperhatikan aspek keselamatan. Sebab, ketika kendaraan kehilangan tenaga di tengah tanjakan, risiko kendaraan mundur tanpa kendali dapat membahayakan pengendara lain maupun masyarakat yang berada di sekitar badan jalan.(NF) 



×
Berita Terbaru Update