Jakarta - INFO BS : Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya lebih memilih membangun infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti jembatan gantung di daerah terpencil, dibandingkan membangun gedung-gedung mewah atau monumen besar.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan ratusan jembatan di berbagai daerah melalui konferensi video dari Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana sering kali dipandang kurang strategis oleh sebagian pihak, padahal justru sangat penting bagi kehidupan masyarakat di wilayah terpencil.
Menurut Presiden, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat. Ia menilai jembatan gantung yang dibangun di pedesaan atau wilayah terisolasi memiliki nilai strategis karena dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk akses menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan.
Prabowo mengungkapkan bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang harus menghadapi risiko saat menyeberangi sungai karena belum tersedianya jembatan yang memadai. Kondisi tersebut bahkan sering dialami oleh anak-anak yang harus menempuh perjalanan menuju sekolah dengan cara menyeberangi sungai yang arusnya cukup deras.
Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak ingin pembangunan hanya berorientasi pada proyek-proyek besar yang bersifat simbolik. Sebaliknya, pemerintah ingin fokus pada pembangunan yang secara langsung menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Dalam pandangan Presiden, jembatan gantung mungkin terlihat kecil dari segi ukuran dan biaya, namun manfaatnya sangat besar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses wilayah seberang sungai. Dengan adanya jembatan tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat berjalan lebih lancar.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa arah pembangunan nasional harus menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Infrastruktur yang dibangun harus mampu meningkatkan keselamatan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkecil kesenjangan pembangunan antara daerah perkotaan dan kawasan terpencil.
Dengan kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau masyarakat di pelosok negeri. Menurut Presiden, keberpihakan terhadap kebutuhan rakyat kecil merupakan prinsip utama dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Melalui pembangunan jembatan gantung di berbagai daerah, pemerintah berharap dapat meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas sehari-hari warga, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat yang bergantung pada akses penyeberangan sungai untuk menjalankan kegiatan ekonomi maupun sosial.(sumber:ant)
