Notification

×

Iklan

Iklan

Sarmuji Dorong Gus Kikin Perkuat Persatuan dan Moderasi NU

Senin, 31 Agustus 2026 | 19.56 WIB Last Updated 2026-08-31T12:56:49Z


 Jakarta  -  INFO BS   :  Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyampaikan harapan agar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bersama Rais Aam KH Miftachul Akhyar mampu membawa NU semakin kokoh dalam menjaga persatuan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Sarmuji menyampaikan ucapan selamat kepada Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar atas amanah kepemimpinan PBNU periode 2026-2031. Menurutnya, kepemimpinan baru NU memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan, khususnya setelah dinamika yang terjadi selama pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.


“Kami menyampaikan selamat kepada Kiai Miftach dan Gus Kikin. Kami yakin keduanya bisa membawa NU untuk terus menjaga persatuan bangsa,” ujar Sarmuji dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.


Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut menilai Gus Kikin memiliki kapasitas untuk menjadi jembatan yang mampu merangkul berbagai kelompok di lingkungan PBNU. Ia berharap seluruh elemen NU dapat kembali bersatu dan membangun suasana organisasi yang lebih sejuk serta guyub.


Sarmuji mengaku mengenal Gus Kikin sebagai sosok yang bijaksana dan dapat menjadi teladan. Karena itu, ia optimistis kepemimpinan Gus Kikin dapat menjadikan PBNU sebagai rumah besar umat yang teduh sekaligus memberikan harapan baru bagi warga Nahdliyin.


Ia juga berharap NU tetap konsisten menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta memperkuat kecintaan terhadap NKRI. Menurut Sarmuji, NU memiliki posisi strategis dalam kehidupan kebangsaan karena merupakan salah satu kekuatan utama dalam menjaga moderasi beragama di Indonesia.


“NU adalah pilar kebangsaan. Siapa pun yang memimpin PBNU otomatis mengemban tanggung jawab menjaga wajah Islam Indonesia yang toleran dan moderat, sekaligus menjadi mitra strategis negara dalam merawat NKRI,” katanya.


Selain aspek keagamaan dan kebangsaan, Sarmuji berharap kepengurusan PBNU yang baru memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi umat, khususnya melalui kemandirian pesantren. Menurutnya, jaringan pesantren NU yang tersebar di berbagai daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan.


Ia berharap pesantren dan warga Nahdliyin tidak hanya menjadi kekuatan moral dan keagamaan, tetapi juga mampu berperan sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.


Gus Kikin yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031 melalui musyawarah Majelis Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) dalam Muktamar Ke-35 NU. Penetapan tersebut mendapat persetujuan dari Rais Aam terpilih.


Sebelumnya, Gus Kikin memperoleh dukungan terbanyak dalam penjaringan bakal calon Ketua Umum PBNU dengan 472 suara dari unsur Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).


Dengan kepemimpinan baru tersebut, Sarmuji berharap NU semakin solid, mampu merawat ukhuwah, memperkuat moderasi beragama, serta terus menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.(ant)




×
Berita Terbaru Update