Notification

×

Iklan

Iklan

“ Bahlil Dorong Penguatan Struktur Golkar Aceh demi Optimalkan Perolehan Kursi pada Pemilu Mendatang.”

Minggu, 12 Juli 2026 | 18.29 WIB Last Updated 2026-07-12T11:29:41Z



Jakarta   -  INFO BS   :    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif Partai Golkar di Aceh pada pemilihan umum yang akan datang.


Penegasan tersebut disampaikan Bahlil saat melantik jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 yang dipimpin M. Salim Fakhri di Banda Aceh, Sabtu. Dalam kesempatan itu, sekitar 180 pengurus resmi dikukuhkan untuk menjalankan roda organisasi partai di tingkat provinsi.


Menurut Bahlil, pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) serta pelantikan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bagian penting dari proses memperkuat organisasi hingga ke akar rumput. Ia meyakini keberhasilan partai politik sangat ditentukan oleh soliditas internal dan kesinambungan konsolidasi di semua tingkatan.


Ia mengajak seluruh pengurus baru agar segera melanjutkan proses konsolidasi melalui pelaksanaan musda di tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat mesin partai sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik berikutnya.


Selain fokus pada penguatan organisasi, Bahlil juga mengingatkan bahwa Partai Golkar memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan. Menurutnya, sinergi antara partai politik dengan pemerintah menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pembangunan nasional.


Bahlil turut menyoroti dinamika geopolitik internasional yang masih dipenuhi ketidakpastian, terutama akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, perdagangan, hingga sektor energi yang berdampak terhadap Indonesia.


Karena itu, ia meminta seluruh kader Partai Golkar, khususnya di Aceh, tetap berada di garis depan dalam mendukung berbagai program pembangunan pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan kerja sama yang konstruktif.


"Saya berharap Golkar Aceh terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan. Apabila terdapat persoalan, selesaikan dengan komunikasi yang baik demi kepentingan masyarakat," pesannya.


Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M. Salim Fakhri menyampaikan optimisme bahwa partainya mampu meningkatkan capaian politik pada pemilu mendatang. Saat ini, Golkar Aceh memiliki total 88 anggota legislatif yang tersebar di DPRD kabupaten/kota dan DPR Aceh, serta tiga wakil di DPR RI.


Menurut Salim, modal kekuatan organisasi yang semakin solid serta dukungan seluruh kader menjadi bekal penting dalam menghadapi pemilu berikutnya. Ia menegaskan kepengurusan baru akan bekerja lebih maksimal untuk memperluas basis dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan politik kepada publik.


Salim juga berharap sinergi dengan berbagai unsur, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dapat semakin memperkuat stabilitas daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan di Aceh.


Dengan terbentuknya kepengurusan DPD I Partai Golkar Aceh periode 2025–2030, partai berlambang pohon beringin tersebut menargetkan konsolidasi organisasi berjalan lebih efektif sehingga mampu meningkatkan elektabilitas dan perolehan kursi legislatif pada pemilu yang akan datang.(sumber:ant) 



×
Berita Terbaru Update