Notification

×

Iklan

Iklan

SEJARAH DAN TANTANGAN MASA DEPAN KOSGORO 1957

Selasa, 10 Februari 2026 | 14.18 WIB Last Updated 2026-02-10T07:18:24Z


 Catatan 23 Tahun Deklarasi Kosgoro 1957

( 8 Februari 2003- 8 Februari 2026)

Oleh: DR. M. Sabil Rachman

Sekretaris Jenderal PPK KOSGORO 1957 Masa Bakti 2021- 2026.

Hal ini nampaknya belum dapat dipenuhi secara menyeluruh karena arah dan kebijakan organisasi belum begitu care dalam bidang tersebut. Ke depan terutama menyongsong seperempat abad Kosgoro 1957, kepemimpinan harus makin didorong untuk memberikan  dan mengarahkan peluang tumbuhnya kegiataan- kegiatan ekonomi terutama Koperasi dan UMKM dimaksud.


Catatan kita tidak ada Koperasi dan UMKM yang terbina dengan baik dan dapat menjadi andalan organisasi. Sudah saatnya dimasa depan seluruh pimpinan Kosgoro 1957 pada semua tingkatan dengan arahan kebijakan yang jelas  didorong oleh PPK KOSGORO 57 dapat merumuskan agenda- agenda dan isu- isu praktek ekonomi yang reliable serta implementatif oleh anggota.


Kecendrungan diatas makin menguat ketika akses ekonomi kurang bisa dimaksimalkan dengan tujuan dan arah yang lebih jelas serta ketiadaan sense oleh bidang yang menanganinya. Oleh sebab itu diperlukan komitmen kuat dan asistensi serta arahan yang lebih jelas untuk mewujudkan ikhtiar tersebut.


Namun demikian terlepas dari hal ini maka jika kita mencermati dan menelusuri serta melacak secara obyektif serangkaian aktifitas organisasi selama ini cukup menggembirakan . Dalam catatan ini maka nampaknya ada tiga ( 3) isu yang menjadi basis fokus dan prioritas setiap era priodik kepemimpinan organisasi selama 23 tahun ini yakni, ekonomi, sumber daya politik dan Pengembangan Sumber Daya  Manusia.


Ketiga aspek ini sudah berjalan baik dengan arus pasang surut yang mengiringinya.meski tentu saja masih bisa didorong jauh lebih baik.


Namun ke depan maka perlu ditambahkan isu- isu pokok sesuai dengan dinamika dan tuntutan zaman minimal aspek sebagai berikut yakni :

1. Partisipasi pembangunan dan Lingkungan Hidup

2. Kebhinekaan dan Pluralisme

3. Bonus demografi dan GenZA ( Gen Z dan Alpha) sebagai isu global

4. Perempuan dan anak

5. Kemiskinan

6. Teknologi Informasi

7. Keadilan, ketimpangan dan hukum


Dengan demikian maka setidaknya ada 10 isu besar sebagai disain agenda- agenda organisasi dimasa depan yang diharapkan memberikan jawaban kepada masyarakat. 


Sepuluh isu diatas setidaknya perlu dielaborasi dan dijabarkan lebih luas oleh kepemimpinan Kosgoro 1957 dimasa depan. Oleh sebab itu kepemimpinan Kosgoro 1957 dimasa depan harus mampu melakukan eksplanasi dengan melibatkan seluruh unsur terkait baik eksternal maupun internal Kosgoro 1957.


Beberapa catatan dan kecendrungan untuk memperkuat basis argumentasi atas isu- isu tersebut dapar dijelaskan secara singkat. Pada isu kebhinekaan dan pluralisme bahwa ini akan tetap diperhadapka pada realitas perbedaan dalam berbagai aspek baik suku, etnis maupun agama dan latar belakang primordialistik lainnya.


Kita memiliki ideologi Pancasila tetapi acapkali faktanya tidak cukup untuk memberikan jaminan terhadap upaya menghindari perbedaan pandangan yang tetap punya potensi memecah bangsa. Kosgoro 1957 sebagai kekuatan kebangsaan harus mengambil peran strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis berdasarkan ideologi tersebut apapun tantangannya. Bukankah Kosgoro lahir atas argumentasi memperjuangkam semangat ideologi Pancasila?


Kosgoro 1957 harus mengambi peran sosial dan politik untuk mencegah terjadinya konflik sosial yang bersifat sistemik dan struktural dalam masyarakat yang majemuk. Prinsip berbeda tetapi tetap satu harus dapat tertanam kuat bagi kita untuk merawat bangsa yang besar ini.


Bangsa ini dituntut harus mencegah fanatisme atas keyakinan yang satu karena bisa jadi akan berhadapan dengan kelompok lainnya sementara  masyarakat tidak cukup punya ruang dan kesadaran menjadi rujukan menengahi perbedaan antar mereka/ warga bangsa.




×
Berita Terbaru Update