Notification

×

Iklan

Iklan

Riza Fakhrumi Tahir : Andar Amin Harahap Sah Pimpin Golkar Sumut

Rabu, 04 Februari 2026 | 17.45 WIB Last Updated 2026-02-04T10:45:27Z


Medan -  INFO BS  :  Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara dinilai telah melalui mekanisme organisasi yang sah dan sesuai dengan ketentuan konstitusional partai. Penegasan ini sekaligus merespons berbagai isu yang berkembang pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumut.


Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPD Partai Golkar Sumut periode 2020–2025, Riza Fakhrumi Tahir, menegaskan bahwa proses pemilihan Andar Amin Harahap telah berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar. Seluruh tahapan Musda, mulai dari persidangan hingga pengambilan keputusan, dinilainya sah dan legitimate.


“Tidak ada masalah dalam proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sumut. Andar Amin Harahap terpilih secara konstitusional, sah, dan memiliki legitimasi penuh,” ujar Riza, dikutip dari promedianews.co.id.


Menanggapi adanya informasi terkait kerusuhan yang terjadi di luar arena Musda XI, Riza mengaku tidak mengetahui secara langsung peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, pada saat kejadian dirinya berada di dalam ruang sidang Musda dan mengikuti seluruh rangkaian persidangan secara tertib dan kondusif.


“Saya berada di ruang sidang dan fokus mengikuti jalannya Musda. Soal adanya kerusuhan di luar, saya tidak mengetahui secara langsung,” ungkapnya.


Meski demikian, Riza meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas insiden tersebut secara profesional dan transparan. Menurutnya, penegakan hukum penting agar peristiwa serupa tidak terulang dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kegaduhan politik.


“Kami mendorong aparat kepolisian mengusut tuntas kejadian itu. Jangan sampai ada upaya menunggangi dinamika internal partai untuk kepentingan lain,” tegasnya.


Riza juga mengingatkan seluruh kader Partai Golkar Sumut agar tetap menjaga soliditas dan menghormati hasil Musda sebagai keputusan tertinggi organisasi di tingkat daerah. Ia menilai polemik pasca-Musda justru berpotensi melemahkan konsolidasi partai ke depan.


“Musda sudah selesai. Saatnya seluruh kader bersatu dan mendukung kepemimpinan yang telah diputuskan secara konstitusional demi kebesaran Partai Golkar Sumut,” pungkasnya.( ) 

 


×
Berita Terbaru Update