Jakarta, - INFO BS : Partai Golongan Karya (Golkar) menorehkan prestasi baru dalam perjalanan transformasinya di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Pada acara anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (15/12/2025), partai yang berdiri sejak 1964 itu secara resmi menyabet predikat "Partai Informatif" – pencapaian yang dicapainya untuk pertama kalinya dalam sejarah organisasi.
Anugerah KIP 2025 sendiri merupakan ajang apresiasi tertinggi dari Komisi Informasi Pusat untuk lembaga penyiaran, badan publik, dan insan penyiaran yang berkontribusi besar dalam mendorong transparansi dan keterbukaan informasi di Indonesia. Pada tahun ini, sebanyak 141 lembaga penyiaran dan 386 badan publik turut berpartisipasi dalam ajang yang juga disertai dengan peluncuran Indeks Keterbukaan Informasi Publik sebagai instrumen pengukuran tingkat transparansi lembaga-lembaga di tanah air.
Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Muhammad Sarmuji , menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, prestasi ini adalah buah kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran partai, khususnya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Golkar yang telah bekerja keras dalam waktu relatif singkat namun serius. "Kami bersyukur Golkar mendapatkan penghargaan sebagai Partai Informatif dari KIP. Ini adalah hasil kerja keras teman-teman PPID, serta dukungan penuh dari Ketua Umum dan Bendahara Umum," ujar Sar Muji dalam sambutannya saat menerima penghargaan.
Sarmuji juga menambahkan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan. "Untuk pertama kalinya kami memperoleh gelar ini, dan keseriusan teman-teman telah membuahkan hasil yang baik. Ke depan, kami optimistis dapat meraih capaian yang lebih baik hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota," jelasnya. Ia juga mengimbau seluruh jajaran Golkar untuk terus mengedepankan keterbukaan informasi publik, agar partai dapat menyajikan informasi yang benar, jelas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menilai penghargaan Anugerah KIP 2025 sebagai bukti nyata transformasi yang terjadi di dalam Partai Golkar sejak kepemimpinan Bahlil Lahadalia. "Di bawah kepemimpinan Bahlil, Golkar untuk pertama kalinya mendapatkan anugerah dari Komisi Informasi Publik. Ini menunjukkan bahwa Golkar adalah partai yang terbuka, jelas, dan dapat diakses informasinya oleh publik," tegas Dave.
Menurut Dave, keterbukaan informasi yang ditunjukkan Golkar bukan sekadar retorika politik, melainkan diwujudkan dalam sikap dan posisi yang konsisten, serta penyajian informasi yang solutif bagi kepentingan bangsa dan negara. "Bukan hanya mendukung pemerintahan, tetapi juga memberikan informasi terbaik dan solusi untuk kemajuan bangsa. Selamat dan sukses untuk seluruh tim," tambahnya.
Pencapaian ini menjadi bagian dari rangkaian upaya transformasi internal Golkar yang telah dimulai sejak Bahlil Lahadalia menjabat sebagai Ketua Umum. Partai yang dulunya dikenal sebagai partai kekuasaan selama Orde Baru telah berusaha mengubah citranya menjadi partai yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Upaya ini termasuk pembaruan struktur organisasi, peningkatan kapasitas kader melalui Golkar Institute, serta program-program kemasyarakatan seperti Yellow Clinic yang telah memberikan layanan kesehatan dan vaksinasi kepada masyarakat luas selama pandemi.
Selain itu, peran tokoh-tokoh muda dan perempuan di dalam Golkar juga semakin menonjol, yang menjadi salah satu indikator kemajuan partai dalam menghadapi era modern. Seperti yang tercatat dalam data Golkarpedia bulan November 2025, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid – yang juga merupakan Srikandi Golkar – menjadi politisi perempuan partai terpopuler berdasarkan kuantitas pemberitaan, dengan lebih dari 1.657 pemberitaan dan jangkauan mencapai 6,2 juta orang. Meutya sendiri telah banyak berkontribusi dalam mempromosikan digitalisasi dan akses informasi bagi masyarakat, yang selaras dengan semangat keterbukaan yang dijunjung tinggi oleh partai.
Dengan mendapatkan predikat Partai Informatif di KIP 2025, Golkar diharapkan dapat terus memelihara dan meningkatkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi. Prestasi ini diharapkan juga dapat menjadi contoh bagi partai-partai lain untuk lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat, sehingga bersama-sama dapat membangun negara yang lebih baik dan berkeadilan. (sumber-gp)
