Notification

×

Iklan

Iklan

Takdir Allah di Balik Ujian: Jemaah Haji Libya Dua Kali Gagal Terbang, Akhirnya Sampai ke Tanah Suci

Kamis, 11 September 2025 | 16.35 WIB Last Updated 2025-09-11T09:40:59Z

Takdir Allah di Balik Ujian: Jemaah Haji Libya bernama Amer Al Mansour Gaddafi


Jakarta - INFO BS : Perjalanan haji sering disebut sebagai panggilan Allah yang penuh dengan ujian dan hikmah. Hal itu benar-benar dirasakan oleh seorang jemaah haji asal Libya bernama Amer Al Mansour Gaddafi, yang kisahnya menjadi sorotan karena sempat dua kali gagal berangkat ke Tanah Suci. Meski penuh rintangan, pada akhirnya ia dapat menunaikan ibadah haji, sesuatu yang diyakininya sebagai takdir sekaligus mukjizat dari Allah SWT.


Awalnya, Amer dijadwalkan berangkat bersama rombongan jemaah lain. Namun, ketika hendak menaiki pesawat, ia ditolak akibat kendala administrasi. Perasaan kecewa menyelimuti dirinya, karena segala persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari, bahkan doa-doa tak putus ia panjatkan agar diberi kelancaran.


Beberapa hari kemudian, ia dijadwalkan kembali terbang. Namun, ujian kedua datang, di mana ia kembali gagal berangkat karena masalah teknis yang membuat pihak bandara tak mengizinkannya naik. Kejadian ini sempat menimbulkan duka mendalam bagi dirinya dan keluarganya, bahkan ada rasa takut jika ia tak bisa memenuhi panggilan Allah tahun ini.


Meski dua kali ditolak, Amer tak berhenti berdoa. Ia meyakini bahwa setiap langkah menuju Baitullah adalah bagian dari takdir yang telah digariskan. “Jika Allah berkehendak, maka tidak ada yang bisa menghalangi,” ucap Amer sebagaimana disampaikan kerabat dekatnya.


Keyakinan itu akhirnya terbukti. Setelah melalui koordinasi antara penyelenggara haji, maskapai penerbangan, dan otoritas bandara, persoalan administrasi yang mengganjal akhirnya terselesaikan. Amer pun berhasil menyusul rombongan dengan penerbangan berikutnya. Tangis haru pun pecah saat ia akhirnya menjejakkan kaki di Tanah Suci.


Bagi Amer, pengalaman ini adalah bukti nyata bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual penuh makna. Ujian dua kali gagal terbang bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses yang mengajarkan kesabaran, tawakal, dan keyakinan pada kuasa Allah.


Saat akhirnya ia menatap Ka’bah untuk pertama kalinya, Amer merasakan ketenangan luar biasa, seolah semua rasa lelah dan kecewa sebelumnya terbayar lunas. “Inilah mukjizat yang Allah tunjukkan. Setelah tertahan, akhirnya Allah izinkan saya hadir di rumah-Nya,” ungkap Amer penuh rasa syukur.


Kisah Amer menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam bahwa perjalanan haji adalah undangan Allah, dan siapa pun yang dikehendaki-Nya pasti akan sampai, meski harus melewati rintangan. Ujian hanyalah bagian dari jalan, dan pada akhirnya takdir Allah akan selalu membawa yang terbaik bagi hamba-Nya yang ikhlas. (Sumber: Sindonews)


(kTrb-02)


×
Berita Terbaru Update