Notification

×

Iklan

Iklan

"Golkar Binjai Gelar Maulid Nabi, Haji Kires Ajak Teladani Akhlak Rasulullah."

Sabtu, 12 September 2026 | 16.27 WIB Last Updated 2026-09-12T09:27:11Z

 Binjai – INFO BS   :   Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Binjai bersama sejumlah organisasi keagamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (11/9/2026) malam.


Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat silaturahmi, ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Peringatan Maulid Nabi diselenggarakan bersama DPD Partai Golkar Kota Binjai, Satkar Ulama Indonesia Kota Binjai, BKPRMI, Pengajian Al-Hidayah Kota Binjai serta Majelis Taklim Babussulthon Kota Binjai.


Hadir sebagai pengisi tausiyah Ustadz Arif Habibi Batubara dan Al-Habib Ahmad Bin Idrus Al-Madihij. Turut hadir Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sumatera Utara Edi Surahman Sinuraya, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Binjai Mahyadi SP, jajaran pengurus MABMI Kota Binjai, Puan Melayu Kota Binjai, Ketua dan Sekretaris BKPRMI Kota Binjai, pengurus DPD Golkar Binjai, organisasi Hasta Karya, tokoh masyarakat, tokoh agama serta undangan lainnya.


Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dengan penampilan tim sholawat. Lantunan sholawat mengawali acara dan menghadirkan suasana religius sebelum dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara.


Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra ST atau Haji Kires, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi agenda mengenang kelahiran Rasulullah SAW.


Menurutnya, yang lebih utama adalah menjadikan kehidupan Rasulullah sebagai sumber keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.


“Maulid Nabi bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu mengambil keteladanan dari akhlak beliau dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Haji Kires.


Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Arif Habibi Batubara mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam berbagai aspek kehidupan.


Ia menegaskan, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan melalui perilaku, sikap dan pengamalan sunnah beliau.


“Kalau kita mencintai Rasulullah, maka kecintaan itu harus dibuktikan dengan mengikuti sunnahnya dan meneladani akhlaknya. Rasulullah mengajarkan kepada kita bagaimana menjadi manusia yang beriman, berakhlak, menjaga hubungan dengan sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan,” tuturnya.


Arif juga mengingatkan  agar peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus diterapkan setelah acara berakhir.


“Jangan sampai Maulid hanya selesai ketika acara selesai. Jadikan Maulid sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, memperbaiki akhlak dan semakin dekat kepada Allah SWT,” pesannya.


Selain tausiyah, kegiatan tersebut menjadi ruang memperkuat kebersamaan antara pengurus partai, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat dan jamaah.


Kolaborasi berbagai elemen tersebut menunjukkan semangat membangun ukhuwah sekaligus menghadirkan kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.


Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh pengurus, panitia, jamaah serta tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.(NF) 




×
Berita Terbaru Update