Notification

×

Iklan

Iklan

"26 Tahun Menanti, Jalan Rengasbandung-Tembelang Akhirnya Dibeton, Pamor Wicaksono Kawal Aspirasi Warga."

Rabu, 30 September 2026 | 16.48 WIB Last Updated 2026-09-30T09:48:08Z

 Jakarta  -  INFO BS   :  Penantian panjang masyarakat di delapan desa Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, akhirnya menemukan titik terang. Setelah sekitar 26 tahun menghadapi kerusakan jalan, warga kini mulai menikmati perbaikan permanen Jalan Poros Rengasbandung-Tembelang melalui proyek betonisasi yang dibiayai APBD Kabupaten Brebes dengan anggaran lebih dari Rp4 miliar.


Betonisasi tersebut menjadi kabar penting bagi warga karena jalur Rengasbandung-Tembelang merupakan akses vital yang menopang aktivitas masyarakat. Jalan ini digunakan setiap hari untuk perdagangan, mobilitas petani, distribusi hasil pertanian, hingga akses anak-anak menuju SMPN 4 Jatibarang.


Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Pamor Wicaksono, menyebut pembangunan jalan tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang berulang kali disampaikan dalam agenda reses. Kondisi jalan yang rusak selama puluhan tahun menjadi salah satu keluhan utama warga.


“Betonisasi jalan tersebut adalah aspirasi masyarakat yang selama ini saya tampung. Setelah kurang lebih 26 tahun rakyat menunggu jalan yang rusak, akhirnya di-beton atau di-cor. Jalan ini merupakan jalan perekonomian masyarakat dan utamanya jalan untuk anak-anak sekolah SMPN 4 Jatibarang, yang mencakup sekitar 8 desa,” kata Pamor, Rabu (30/9/2026).


Menurut Pamor, aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi antara DPRD Kabupaten Brebes dengan pemerintah daerah. Ia juga mengapresiasi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma beserta jajaran dinas terkait yang merespons kebutuhan masyarakat.


Ia mengatakan komunikasi langsung dengan kepala daerah dilakukan untuk menyelaraskan kebutuhan warga dengan kebijakan pembangunan infrastruktur. Upaya tersebut akhirnya berujung pada realisasi betonisasi jalan yang telah lama dinantikan.


“Saya langsung koordinasi dengan Saudari Bupati, dan akhirnya kita sepakat untuk memperbaiki jalan Rengasbandung ke Tembelang. Semoga Allah SWT selalu memberikan Rahmat bagi kita semua, aamiin. Brebes Beres!” ujarnya.


Bagi warga, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak menyulitkan mobilitas, terlebih ketika musim hujan. Lumpur dan genangan menjadi persoalan yang harus dihadapi warga, termasuk para pelajar yang melintas menuju sekolah.


Warga juga berharap jalan yang lebih layak dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dari desa menuju pusat perdagangan sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin terbantu.


Salah seorang warga, Darmuji (50), menyambut positif dimulainya betonisasi. Ia menyebut pembangunan permanen tersebut telah menjadi harapan masyarakat selama puluhan tahun.


“Kami sangat senang dan bersyukur karena jalan yang puluhan tahun rusak parah akhirnya diperbaiki secara permanen. Ini benar-benar hadiah besar buat kami, para petani dan orang tua anak sekolah yang setiap hari lewat sini,” ujarnya.


Kini masyarakat menaruh harapan agar proyek betonisasi Jalan Rengasbandung-Tembelang dapat diselesaikan sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi akses pendidikan, mobilitas warga, serta roda perekonomian delapan desa yang bergantung pada jalur tersebut.(sumber”gp) 





×
Berita Terbaru Update