Binjai - INFO BS : Kepala MTsN Kota Binjai, Wahyudi, memaparkan mekanisme pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang selama ini dikelola oleh pihak madrasah. Menurutnya, pemanfaatan kedua sumber anggaran tersebut difokuskan untuk menunjang proses pembelajaran, memperkuat pembinaan karakter peserta didik, serta mendukung berbagai program yang bertujuan mengembangkan bakat, minat, dan prestasi siswa.
Wahyudi menjelaskan bahwa dana SPP dialokasikan untuk mendukung berbagai kegiatan pengembangan peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai sejumlah program kesiswaan, di antaranya pembinaan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Olimpiade Sains, Palang Merah Remaja (PMR), Pramuka, perlombaan seni dan budaya, kegiatan olahraga, serta berbagai ajang kompetisi yang bertujuan mengasah kemampuan, bakat, dan potensi siswa.
Wahyudi menuturkan bahwa berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas yang memiliki nilai edukatif. Selain berperan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik, program-program tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, menggali potensi, serta membangun rasa percaya diri melalui keikutsertaan dalam berbagai perlombaan dan ajang kompetisi.
Wahyudi mengatakan, berbagai kegiatan yang diselenggarakan sekolah diharapkan menjadi media bagi peserta didik untuk mengasah bakat, mengembangkan kemampuan, serta mengukir prestasi sesuai minat masing-masing. Menurutnya, pihak madrasah berkomitmen memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh siswa agar dapat menampilkan potensi terbaiknya, baik dalam bidang akademik maupun kegiatan nonakademik.
Sebagai contoh, Wahyudi menyebut kegiatan yang belum lama ini digelar di SMK Negeri 1 Binjai dengan melibatkan peserta dari berbagai satuan pendidikan, mulai tingkat SMP, MTs, SMA, hingga SMK. Menurutnya, kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan, yang ditandai dengan kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Binjai-Langkat, serta Dinas Pendidikan Kota Binjai.
Wahyudi menilai bahwa partisipasi peserta didik dalam berbagai ajang perlombaan bukan semata-mata untuk meraih gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membentuk mental yang tangguh, menambah wawasan dan pengalaman, serta menumbuhkan sikap kerja sama, sportivitas, dan semangat berkompetisi secara positif di kalangan siswa.
Mengenai pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Wahyudi menegaskan bahwa setiap tahapan pemanfaatan anggaran dilaksanakan dengan berpedoman pada peraturan yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan dana tersebut secara berkala memperoleh pembinaan, monitoring, dan pemeriksaan dari Kementerian Agama serta Inspektorat. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, hingga kini tidak terdapat temuan yang menunjukkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana BOS di MTsN Kota Binjai.
Wahyudi mengungkapkan rasa syukur karena pengelolaan Dana BOS maupun Dana SPP di MTsN Kota Binjai selama ini dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, pihak madrasah selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan dalam setiap pengelolaan anggaran guna menghindari persoalan di kemudian hari. Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi yang baik antara kepala madrasah, bendahara, dewan guru, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan administrasi dan keuangan sekolah.
Di akhir penyampaiannya, Wahyudi berharap MTsN Kota Binjai terus mengalami kemajuan dan berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul serta berkualitas. Ia juga menginginkan madrasah tersebut mampu mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, serta berdaya saing dalam berbagai ajang di tingkat daerah hingga nasional.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif LSM P3H Sumut, M. Jaspen Pardede, menyampaikan apresiasi kepada sekolah-sekolah negeri yang secara berkelanjutan menghadirkan beragam program dan kegiatan positif bagi para peserta didik. Menurutnya, komitmen tersebut menunjukkan keseriusan pihak sekolah dalam mendukung pengembangan potensi, karakter, dan prestasi siswa melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan produktif.
Jaspen menilai bahwa pembinaan peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan berbagai ajang kompetisi merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Menurutnya, program-program tersebut berperan penting dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan dan daya saing yang lebih baik di masa depan.
Jaspen menyampaikan apresiasinya kepada sekolah-sekolah yang secara konsisten membuka peluang bagi peserta didik untuk mengembangkan prestasi melalui berbagai kegiatan pembinaan dan ajang perlombaan. Menurutnya, program-program tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi, membentuk karakter, serta mempersiapkan siswa agar mampu menghadapi tantangan di masa mendatang. Ia juga menekankan bahwa setiap anggaran pendidikan harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga pemanfaatannya benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan dan dirasakan secara langsung oleh para peserta didik.
Ia berharap sinergi antara pihak sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat sehingga mutu pendidikan di Kota Binjai semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, serta memiliki daya saing tinggi. (ktrB-01)
