Notification

×

Iklan

Iklan

"Bahlil Dorong Konsolidasi Total untuk Kembalikan Kejayaan Golkar di Sulsel."

Minggu, 19 Juli 2026 | 13.44 WIB Last Updated 2026-07-19T06:44:05Z


 Jakarta   -    INFO BS   :  Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sempat mengalami penundaan. Forum konsolidasi tersebut digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/7/2026).


Di hadapan ribuan kader, Bahlil menegaskan Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi Partai Golkar di tingkat daerah. Menurutnya, terdapat tiga agenda besar yang akan dihasilkan dalam Musda, yakni evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja dan rekomendasi, serta pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.


Bahlil menyebut konsolidasi organisasi menjadi kunci penting bagi Partai Golkar untuk merebut kembali kejayaannya di Sulawesi Selatan. Ia mengingatkan bahwa Sulsel sebelumnya dikenal sebagai salah satu lumbung suara utama Partai Golkar di kawasan Indonesia Timur.


Namun, dominasi tersebut mengalami penurunan setelah perolehan suara Partai Golkar tergerus oleh partai politik lain pada Pemilu 2024.


Karena itu, Bahlil meminta kepengurusan baru DPD I Partai Golkar Sulsel segera bergerak memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.


“Saya meminta nanti setelah Musda selesai, dilaksanakan Muscab kabupaten kota. Selanjutnya di tingkat kecamatan dan desa. Karena, kekuatan partai kita itu ada di sana,” kata Bahlil.


Ia menilai Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis bagi Partai Golkar di wilayah timur Indonesia. Menurutnya, kebangkitan Golkar di kawasan tersebut tidak dapat dilepaskan dari kekuatan jaringan organisasi di Sulsel.


Selain agenda konsolidasi, Bahlil juga menyinggung pemberian diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin atau Aco untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari hak prerogatif Ketua Umum yang diatur dalam mekanisme internal partai.


Bahlil menjelaskan, Partai Golkar memiliki AD/ART, Peraturan Organisasi (PO), serta Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis yang menjadi dasar dalam menjalankan seluruh mekanisme kepartaian.


Ia menyebut kepulangan kader yang sebelumnya pernah meninggalkan Partai Golkar merupakan dinamika politik yang wajar. Menurutnya, partai tetap memiliki ruang untuk menerima kembali kader selama prosesnya sesuai aturan yang berlaku.


Bahlil juga menilai Ilham Arief Sirajuddin memiliki pengalaman panjang di Partai Golkar. Selain pernah menjabat Wali Kota Makassar selama dua periode, Ilham juga pernah menjadi Ketua AMPI dan Ketua Golkar Sulsel.


Dengan pengalaman tersebut, Bahlil berharap Ilham mampu memperkuat kembali Partai Golkar di Sulsel dan meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.


Sementara itu, Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Muhidin M. Said mengatakan pelaksanaan Musda XI menandai berakhirnya tugasnya setelah sekitar delapan bulan memimpin roda organisasi.


Ia berharap ketua terpilih segera bekerja memperkuat jaringan partai, mengembalikan nama besar Golkar, serta meningkatkan pengaruh politik partai di Sulawesi Selatan.


Sebelumnya, Musda Golkar Sulsel diperkirakan akan diikuti dua kandidat, yakni Ilham Arief Sirajuddin dan Munafri Arifuddin atau Appi. Namun, Munafri yang juga Wali Kota Makassar dan Ketua DPD II Golkar Makassar tidak menghadiri Musda karena sedang melaksanakan ibadah umrah. Kondisi tersebut membuat Ilham menjadi calon tunggal dan berpeluang besar terpilih secara aklamasi.(sumber:ant) 



×
Berita Terbaru Update