Notification

×

Iklan

Iklan

"Resmikan Prodi Baru di Unwahas, Menteri Bahlil Dorong Lahirnya SDM Unggul Sektor Pertambangan."

Minggu, 10 Mei 2026 | 11.41 WIB Last Updated 2026-05-10T04:41:46Z


Jakarta  -   INFO BS  :   Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan resmi membuka Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan di bawah naungan Fakultas Teknik, Sabtu (9/5/2026). Kehadiran program studi baru ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi di sektor pertambangan nasional.


Peresmian Prodi Teknik Pertambangan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia. Kehadiran Menteri Bahlil menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap penguatan pendidikan vokasi dan akademik yang relevan dengan kebutuhan industri energi dan sumber daya alam di Indonesia.


Momentum bersejarah bagi Unwahas ini turut dihadiri Ketua Yayasan Wahid Hasyim Prof. Dr. KH Noor Achmad MA, Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto ST MT IPM, para dekan, dosen, mahasiswa, serta jajaran sivitas akademika lainnya.


Dalam sambutannya, Menteri Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak tenaga ahli pertambangan yang tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga memiliki perspektif keberlanjutan lingkungan dan tata kelola sumber daya alam yang baik.


Menurutnya, sektor pertambangan masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Namun, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara profesional, efisien, dan memperhatikan prinsip keberlanjutan.


“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM berkualitas yang mampu menjawab tantangan industri pertambangan modern. Saya berharap Prodi Teknik Pertambangan Unwahas dapat menjadi pusat lahirnya tenaga ahli yang kompeten dan berintegritas,” ujar Bahlil.


Sementara itu, Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembukaan program studi baru tersebut. Ia menilai Prodi Teknik Pertambangan merupakan bentuk komitmen kampus dalam menyesuaikan kebutuhan pendidikan dengan perkembangan industri nasional.


Menurut Helmy, pembukaan prodi ini juga menambah ragam disiplin ilmu di lingkungan Fakultas Teknik sekaligus memperluas kontribusi Unwahas dalam pembangunan bangsa, khususnya di sektor energi dan mineral.


“Unwahas ingin terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Kehadiran Teknik Pertambangan menjadi langkah konkret dalam memperkaya khazanah akademik sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja,” katanya.


Ketua Yayasan Wahid Hasyim Prof. Dr. KH Noor Achmad MA juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mendorong lahirnya prodi tersebut. Ia berharap mahasiswa yang nantinya menempuh pendidikan di Teknik Pertambangan dapat menjadi generasi profesional yang memiliki kecakapan teknis sekaligus nilai moral dan etika.


Dengan dibukanya Prodi Teknik Pertambangan, Unwahas optimistis mampu menarik minat calon mahasiswa yang ingin berkarier di sektor energi dan pertambangan. Program studi ini juga diharapkan mampu menghasilkan inovasi, riset, dan solusi dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.


Peresmian tersebut sekaligus menjadi tonggak baru bagi Unwahas Semarang dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus berkembang dan berkontribusi aktif dalam mencetak generasi unggul Indonesia.(sumber)

 


×
Berita Terbaru Update