Jakarta - INFO BS : Komisi I DPR RI mengingatkan pentingnya penguatan kedaulatan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang. Situasi internasional yang kian kompleks dinilai menuntut Indonesia untuk memperkuat posisi strategisnya, baik dari sisi pertahanan, diplomasi, maupun ketahanan nasional secara menyeluruh.
Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan bahwa perubahan konstelasi geopolitik dunia saat ini membawa berbagai tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dan terukur untuk memastikan kedaulatan negara tetap terjaga di berbagai sektor, termasuk pertahanan, keamanan siber, serta pengelolaan sumber daya strategis.
Menurutnya, penguatan kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan aspek militer, tetapi juga mencakup kemampuan negara dalam menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan sosial. Dalam konteks ini, peran pemerintah menjadi sangat krusial dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan global.
Komisi I juga menyoroti pentingnya memperkuat diplomasi luar negeri sebagai instrumen utama dalam menjaga kepentingan nasional. Indonesia diharapkan mampu memainkan peran aktif dalam berbagai forum internasional guna memperjuangkan posisi strategisnya sekaligus menjaga hubungan baik dengan negara lain.
Selain itu, penguatan sektor pertahanan menjadi hal yang tidak dapat diabaikan. Modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertahanan dinilai perlu terus dilakukan untuk menghadapi potensi ancaman yang semakin beragam.
Di sisi lain, tantangan di ruang digital juga menjadi perhatian serius. Komisi I menilai bahwa kedaulatan siber harus menjadi prioritas, mengingat meningkatnya ancaman keamanan digital yang dapat berdampak pada stabilitas nasional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan infrastruktur dan regulasi di bidang teknologi informasi.
Komisi I DPR RI juga mendorong sinergi antar lembaga negara dalam menjaga kedaulatan nasional. Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci dalam menghadapi dinamika geopolitik yang tidak menentu.
Lebih lanjut, masyarakat juga diharapkan turut berperan dalam menjaga kedaulatan negara dengan meningkatkan kesadaran nasionalisme serta kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dengan berbagai langkah tersebut, Indonesia diharapkan mampu tetap berdiri kokoh sebagai negara berdaulat di tengah arus perubahan global. Komisi I menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan strategis yang bertujuan memperkuat kedaulatan dan menjaga kepentingan nasional di segala lini.(sumber)
.jpg)