Notification

×

Iklan

Iklan

Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik di Bangka Belitung Saat Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri

Senin, 16 Februari 2026 | 12.01 WIB Last Updated 2026-02-16T05:01:00Z


Jakarta  -  INFO BS  :  Komisi XII DPR RI menegaskan komitmennya untuk memastikan keandalan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelang dan selama perayaan hari besar keagamaan, yakni Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri. Penegasan tersebut disampaikan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan yang dapat mengganggu aktivitas ibadah dan perayaan masyarakat.


Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menekankan bahwa momentum hari besar keagamaan merupakan periode krusial yang membutuhkan kesiapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya sektor energi dan kelistrikan. Menurutnya, tidak boleh ada alasan terjadinya pemadaman listrik, baik yang bersifat terencana maupun akibat gangguan teknis, selama masyarakat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar tersebut.


“Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri adalah momen sakral dan penuh kebersamaan. Negara harus hadir menjamin kenyamanan masyarakat, termasuk melalui pasokan listrik yang stabil dan tanpa gangguan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari DPR.go.id.


Ia menjelaskan bahwa keandalan listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga operasional rumah ibadah. Pada bulan Ramadan misalnya, kebutuhan listrik cenderung meningkat pada waktu sahur dan berbuka puasa. Begitu pula saat Idul Fitri, ketika mobilitas dan aktivitas masyarakat melonjak signifikan.


Komisi XII, lanjutnya, akan terus melakukan fungsi pengawasan terhadap kinerja penyedia listrik di wilayah Bangka Belitung. Koordinasi intensif dengan pihak PLN dan instansi terkait perlu dilakukan guna memastikan kesiapan pembangkit, jaringan distribusi, hingga sistem cadangan daya. Langkah antisipatif seperti pemeliharaan berkala dan kesiapan personel siaga juga menjadi perhatian utama.


Bambang Patijaya menambahkan bahwa Bangka Belitung sebagai daerah kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam hal distribusi energi. Oleh karena itu, perencanaan matang dan mitigasi risiko harus disiapkan sejak dini untuk menghindari gangguan yang tidak diinginkan.


Komisi XII juga meminta agar informasi kepada masyarakat terkait kondisi kelistrikan disampaikan secara transparan. Jika terdapat potensi gangguan akibat faktor cuaca ekstrem atau kendala teknis, maka komunikasi publik harus dilakukan secara cepat dan jelas.


Dengan pengawasan yang ketat dan koordinasi yang solid, Komisi XII optimistis kebutuhan listrik masyarakat Bangka Belitung selama perayaan Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. Harapannya, seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan pemadaman listrik.()




×
Berita Terbaru Update