Jakarta - INFO BS : Ketua Umum DPP Partai Golkar . Bahlil Lahadalia secara resmi melantik jajaran pengurus Akademi Partai Golkar dalam sebuah prosesi yang digelar di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Dalam pelantikan tersebut, Hajriyanto Y. Thohari dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Akademi Partai Golkar.
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pengurus DPP, kader senior, serta perwakilan organisasi sayap partai. Momentum ini menjadi bagian dari langkah strategis Partai Golkar dalam memperkuat kualitas sumber daya kader melalui jalur pendidikan politik yang lebih sistematis dan terstruktur.
Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan Akademi Partai Golkar merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak kader yang tidak hanya tangguh secara elektoral, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, integritas, dan komitmen kebangsaan yang kuat. Ia menekankan pentingnya pendidikan politik yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk tantangan digitalisasi dan dinamika geopolitik global.
“Akademi ini harus menjadi pusat penggemblengan kader yang berorientasi pada solusi. Kita ingin melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang memahami persoalan rakyat dan mampu merumuskan kebijakan berbasis data serta kepentingan nasional,” ujar Bahlil dalam arahannya.
Sementara itu, Hajriyanto dalam pidato perdananya sebagai Direktur Akademi menyampaikan komitmennya untuk menjadikan lembaga tersebut sebagai ruang pembelajaran yang progresif dan inklusif. Ia menilai, penguatan ideologi, wawasan kebangsaan, serta kapasitas kepemimpinan menjadi fondasi utama dalam menjaga eksistensi partai di tengah kompetisi politik yang semakin dinamis.
Menurutnya, Akademi Partai Golkar tidak hanya akan berfungsi sebagai tempat pelatihan rutin, tetapi juga sebagai laboratorium gagasan yang mampu melahirkan pemikiran strategis bagi partai dan bangsa. Program-program yang dirancang akan mencakup pendidikan ideologi, manajemen politik, komunikasi publik, hingga penguatan kapasitas legislasi dan tata kelola pemerintahan.
Hajriyanto juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja kolektif dan kolaboratif. Ia menekankan pentingnya sinergi antara akademi dengan struktur partai di tingkat pusat hingga daerah agar proses kaderisasi berjalan berkesinambungan.
“Ini bukan sekadar struktur organisasi, melainkan wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan. Kita ingin kader Golkar tampil sebagai solusi, bukan sekadar peserta kontestasi,” tegasnya.
Pelantikan pengurus Akademi Partai Golkar ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya modernisasi partai, sekaligus memperkuat konsolidasi internal menuju agenda politik ke depan. Dengan kepemimpinan baru di akademi, Partai Golkar optimistis dapat melahirkan kader-kader unggul yang siap mengemban tanggung jawab di berbagai lini pengabdian.(sumber : detiknews.com) )
