Jakarta - INFO BS : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya penyelenggaraan ibadah haji di hadapan para ulama dan warga Nahdlatul Ulama (NU).
Tekad tersebut disampaikan Prabowo dalam acara mujahadah kubro memperingati hari lahir satu abad Nahdlatul Ulama (NU).di stadion Gajayana Malang Jawa Timur minggu (8/2/2026) sebuah pertemuan bersama tokoh-tokoh keagamaan dan nahdliyin, sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan keadilan dan kemudahan bagi umat Islam dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Prabowo menyampaikan bahwa biaya haji Indonesia saat ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain, meskipun fasilitas yang diterima jemaah tidak selalu lebih baik. Kondisi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius pemerintah agar ibadah haji tidak menjadi beban berat, terutama bagi masyarakat kecil yang telah menabung puluhan tahun.
“Pemerintah memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan efisien, transparan, dan berorientasi pada kepentingan jemaah,” ujar Prabowo. Ia menekankan bahwa penurunan biaya haji bukan sekadar janji politik, melainkan agenda kerja yang akan diperjuangkan secara sungguh-sungguh.
Di hadapan para ulama NU, Prabowo juga menegaskan pentingnya peran tokoh agama dalam memberikan masukan dan pengawasan moral terhadap kebijakan negara, khususnya yang menyangkut kepentingan umat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat dibutuhkan agar kebijakan publik tetap berpijak pada nilai keadilan sosial dan kemaslahatan.
Prabowo menjelaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh komponen biaya haji, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga layanan di Tanah Suci. Ia mendorong adanya efisiensi, negosiasi yang lebih kuat dengan pihak terkait, serta pengelolaan dana haji yang profesional dan akuntabel.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh para ulama dan nahdliyin yang hadir. Mereka berharap komitmen tersebut benar-benar diwujudkan dalam kebijakan konkret, sehingga ibadah haji dapat semakin terjangkau tanpa mengurangi kualitas pelayanan dan kenyamanan jemaah.
Dengan tekad menekan biaya haji, Prabowo menegaskan arah kebijakan pemerintahannya yang berpihak pada umat, sekaligus menunjukkan perhatian serius terhadap aspirasi keagamaan yang selama ini menjadi suara penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(rel)
