Notification

×

Iklan

Iklan

“ Golkar Pacu Konsolidasi hingga RT/RW, Target Mesin Pemenangan Tuntas Akhir 2026.”

Senin, 12 Oktober 2026 | 11.41 WIB Last Updated 2026-10-12T04:41:49Z

Jakarta -   INFO BS   :   Partai Golongan Karya (Golkar) menargetkan konsolidasi dan restrukturisasi jaringan pemenangan Pemilu 2029 di wilayah Jawa dan Kalimantan rampung pada akhir 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput demi menghadapi persaingan politik mendatang.


Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan Partai Golkar, Wihaji, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh hanya terhenti di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Menurutnya, penguatan struktur partai harus menjangkau desa/kelurahan, rukun warga (RW), hingga rukun tetangga (RT).


“Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti di tingkat kabupaten atau kecamatan, tetapi harus menembus hingga ke tingkat desa/kelurahan, RW, dan RT. Jaringan ini adalah garda terdepan kita untuk merebut hati rakyat,” kata Wihaji dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pemenangan Pemilu di Bandung, Sabtu.


Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Wihaji meminta seluruh kader Golkar memperluas jangkauan konsolidasi secara terstruktur. Penguatan jaringan hingga lingkungan masyarakat terkecil dinilai penting untuk membangun kedekatan dengan pemilih sekaligus memastikan mesin partai bekerja secara efektif.


Ia menjelaskan, persiapan menghadapi Pemilu 2029 harus dimulai sejak sekarang melalui kerja organisasi yang terarah, masif, dan berkelanjutan. Karena itu, restrukturisasi kepengurusan serta penguatan jaringan pemenangan menjadi agenda penting untuk memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu garis perjuangan.


Rakornis tersebut mengangkat tema “Arah Kebijakan dan Rencana Strategi Partai Golkar Menghadapi Pemilu Tahun 2029”. Kegiatan ini dihadiri 96 peserta, terdiri atas 25 anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, 21 kepala daerah, 49 perwakilan DPD Partai Golkar tingkat provinsi, serta kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar.


Wihaji menyebut pertemuan tersebut bukan sekadar forum untuk merumuskan strategi politik, melainkan juga momentum menyatukan langkah dan memperkuat soliditas kader dalam mempersiapkan kemenangan partai.


“Kita tidak memiliki waktu untuk bersantai. Kemenangan Partai Golkar pada 2029 tidak akan jatuh dari langit, melainkan dibangun lewat keringat dan kerja keras kita hari ini. Karena itu, konsolidasi wajib dilakukan secara berjenjang, masif, dan berkelanjutan,” ujarnya.


Target penyelesaian konsolidasi pada akhir 2026 menjadi pekerjaan organisasi yang harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata di setiap tingkatan kepengurusan. Keberhasilan agenda tersebut nantinya tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan struktur, tetapi juga kemampuan kader membangun komunikasi, menyerap aspirasi, dan menjaga kepercayaan masyarakat.


Dengan memperkuat jaringan hingga tingkat RT dan RW, Golkar berupaya memastikan persiapan Pemilu 2029 tidak hanya berlangsung di ruang rapat, tetapi juga hadir melalui kerja nyata di tengah masyarakat.(sumber:ant) 

 


×
Berita Terbaru Update