Binjai – INFO BS : Peta dukungan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Binjai mulai mengerucut. Sebanyak 10 dari 11 pemilik suara yang berasal dari Pengurus Kecamatan (PK) dan organisasi Hasta Karya menyatakan dukungan kepada Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST, atau yang akrab disapa Haji Kires, untuk memimpin DPD Partai Golkar Kota Binjai periode 2026–2031.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam rapat konsolidasi dukungan Musda XI Partai Golkar Kota Binjai di aula Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Binjai, Minggu (18/10/2026). Kegiatan dihadiri para ketua dan sekretaris PK, organisasi sayap, organisasi pendiri dan yang didirikan, kader, simpatisan, serta sejumlah sesepuh partai.
Dukungan dibacakan lima Ketua PK, yakni Riswan Pulungan dari Binjai Barat, Azwir dari Binjai Kota, Bram Siregar dari Binjai Timur, Indra Fauzi dari Binjai Selatan, dan M. Bashitu Alim dari Binjai Utara.
Dukungan juga datang dari unsur Hasta Karya dan organisasi partai, di antaranya Ketua Depicab SOKSI Kota Binjai Maruli Malau, Ketua DPD AMPI Surya Darma Sitepu, Ketua HWK Niken Susanti, Ketua Pengajian Al-Hidayah Eka Rahmawati, Ketua MDI Fahri Manera, Ketua KPPG, serta Ketua AMPG kota Binjai M. Imron Harahap. Turut hadir Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kota Binjai, Mahyadi, SP, dan tokoh senior Golkar, Amin Pakistan.
Para pendukung menilai Haji Kires memiliki pengalaman organisasi dan rekam jejak kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat soliditas partai serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat. Mereka juga menegaskan pentingnya menjaga Musda berlangsung demokratis, mengedepankan persatuan, serta menghindari fitnah dan provokasi.
Sebagai penguatan administrasi, perwakilan yang hadir menandatangani berita acara dukungan. Proses tersebut disaksikan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Binjai, Mahyadi, SP, serta Wakil Ketua Media Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Kota Binjai, Arifin Pohan.
Menanggapi dukungan tersebut, Haji Kires menyampaikan rasa syukur dan menyebut kepercayaan keluarga besar Golkar sebagai amanah yang harus dijawab melalui kerja nyata.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan keluarga besar Partai Golkar. Dukungan ini adalah amanah yang harus saya pertanggungjawabkan dengan kerja, pengabdian, dan kebersamaan. Jika diberikan amanah memimpin DPD Partai Golkar Kota Binjai, saya berkomitmen membangun partai yang semakin solid, modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, tantangan Golkar ke depan bukan sekadar memenangkan pemilu, melainkan juga membangun kembali kepercayaan publik melalui pelayanan masyarakat dan penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
Dengan dukungan yang telah dideklarasikan tersebut, dinamika menuju Musda XI Golkar Binjai semakin menarik. Namun, penentuan kepemimpinan periode 2026–2031 tetap mengikuti mekanisme dan keputusan Musda sesuai ketentuan organisasi partai.
