Notification

×

Iklan

Iklan

"Revitalisasi TK Negeri Pembina II Binjai Senilai Rp433 Juta Diklaim Hanya untuk Perbaikan Seng, Keramik, dan Kusen, APD Pekerja Tak Tampak."

Kamis, 23 Juli 2026 | 12.38 WIB Last Updated 2026-07-23T05:38:35Z


Binjai -  INFO BS   :  Sorotan terhadap pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di TK Negeri Pembina II, Kelurahan Paya Roba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, terus menguat setelah muncul dugaan kejanggalan terkait penggunaan alokasi dana APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp433.356.000.


Seiring ramainya pemberitaan terkait Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, pihak TK Negeri Pembina II melalui Yudi yang menjabat sebagai Humas dan petugas keamanan sekolah memberikan keterangan kepada awak media pada Kamis (23/7/2026).


Yudi membenarkan bahwa TK Negeri Pembina II menerima bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan nilai sekitar Rp433 juta.


"Iya, Pak, ini lagi direhab. Anggarannya Rp433 juta menggunakan dana revitalisasi," ujar Yudi.


Menurutnya, pekerjaan yang sedang berlangsung di lingkungan sekolah tidak mencakup pembangunan gedung baru, melainkan berupa pekerjaan rehabilitasi pada beberapa bagian bangunan sekolah.


Ia menjelaskan, pekerjaan yang saat ini dilaksanakan meliputi penggantian kusen pintu dan jendela, penggantian pintu, plafon, pemasangan keramik, serta penggantian seng. Untuk pekerjaan penggantian seng, kata Yudi, hanya dilakukan pada satu ruang kelas.


Meski telah memberikan penjelasan mengenai jenis pekerjaan yang sedang dikerjakan, Yudi tidak menjelaskan secara rinci mengenai struktur Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang menangani pelaksanaan revitalisasi tersebut, termasuk unsur sekolah maupun masyarakat yang terlibat dalam kepanitiaan.


Selain itu, ketika dimintai penjelasan mengenai perlindungan tenaga kerja, Yudi juga tidak memberikan keterangan terkait kepesertaan para pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan selama proyek revitalisasi berlangsung.


Berdasarkan pantauan di lokasi, perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) yang semestinya digunakan pekerja konstruksi, seperti helm proyek, rompi keselamatan, sarung tangan maupun sepatu keselamatan, tidak tampak tersedia ataupun digunakan oleh para pekerja saat aktivitas rehabilitasi berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak sekolah mengenai kondisi tersebut.


Sebelumnya, proyek revitalisasi TK Negeri Pembina II menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidaksesuaian antara nilai anggaran dengan pekerjaan yang terlihat di lapangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekolah tersebut memperoleh dana revitalisasi sebesar Rp433.356.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.


Namun, sejumlah pihak mempertanyakan volume pekerjaan yang dinilai belum mencerminkan besarnya anggaran yang dialokasikan. Seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa pekerjaan yang tampak di lokasi diduga hanya mencakup empat ruang kelas, dengan sebagian pekerjaan berupa penggantian kusen, pintu, plafon, serta pemasangan keramik.


Untuk memperoleh klarifikasi, wartawan sebelumnya telah menghubungi Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Binjai melalui pesan WhatsApp. Pejabat tersebut mengaku belum mengetahui secara rinci pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada Kepala TK Negeri Pembina II.


Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala TK Negeri Pembina II, Visual Pane, juga telah dilakukan guna memperoleh penjelasan mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi yang didanai APBN tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun penjelasan resmi.(KtrB-01) 

 


×
Berita Terbaru Update