Jakarta - INFO BS : TNI Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan dan energi.
Kerja sama ini ditandai dengan pertemuan antara Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dengan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Nani Hendiarti, di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah kolaboratif untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional melalui pendekatan berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Program ini dinilai penting mengingat persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa TNI AD siap mendukung penuh program pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Menurutnya, penanganan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap kesehatan masyarakat dan keberlangsungan sumber daya alam.
“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara serius agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi merusak lingkungan dan memicu timbulnya berbagai penyakit. Ini juga berkaitan dengan ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional,” ujar Maruli.
Ia menjelaskan, keterlibatan TNI AD melalui satuan kewilayahan hingga tingkat daerah dapat mempercepat implementasi program pemerintah. Jaringan Babinsa yang tersebar di seluruh Indonesia dinilai memiliki peran strategis dalam edukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah dari sumbernya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, mengapresiasi kesiapan TNI AD dalam mendukung program nasional tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
“Keterlibatan TNI AD sangat penting, terutama melalui satuan kewilayahan yang dekat dengan masyarakat. Hal ini akan memudahkan edukasi serta implementasi program pengelolaan sampah secara masif dari tingkat lokal hingga nasional,” kata Nani.
Dalam pembahasan tersebut, terdapat sejumlah peluang kerja sama yang akan dikembangkan, di antaranya penguatan edukasi lingkungan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di berbagai wilayah.
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi, sekaligus mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan.
Dengan sinergi antara TNI AD dan Kemenko Pangan, pemerintah optimistis program pengelolaan sampah dapat berjalan lebih maksimal dan serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, TNI AD kembali menunjukkan perannya tidak hanya dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.(sumber:ant)
.jpg)