Notification

×

Iklan

Iklan

Lemhannas Sebut Program MBG Dorong Perputaran Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Sabtu, 11 April 2026 | 18.30 WIB Last Updated 2026-04-11T11:30:04Z


 Jakarta -   INFO BS   :  Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput. Program ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan sumber daya manusia sekaligus menggerakkan sektor ekonomi.


Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG memberikan efek berantai yang signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikannya saat jumpa pers di kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).


Menurutnya, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan masyarakat, tetapi juga melibatkan banyak pihak dalam rantai pasok pangan. Mulai dari petani, peternak, hingga pelaku usaha kecil dan menengah, semuanya ikut merasakan dampak positif dari program tersebut.


“Program ini memberi dampak luas, karena kebutuhan bahan pangan seperti beras, sayur, telur, dan daging disuplai dari masyarakat. Artinya, ekonomi di tingkat bawah ikut bergerak,” ujarnya. 


Ace Hasan menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan produktif sehingga mampu bersaing di masa depan. 


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program MBG juga memperkuat peran negara dalam memastikan kesejahteraan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas kesehatan, program ini dinilai mampu mengurangi angka stunting serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia.


Dalam konteks ekonomi, dampak program MBG terlihat dari meningkatnya permintaan bahan pangan yang secara langsung mendorong produksi lokal. Hal ini menciptakan peluang usaha baru dan memperluas lapangan kerja, khususnya di sektor pertanian dan distribusi pangan.


Ace Hasan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut. Pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat diharapkan dapat berperan aktif agar implementasi MBG berjalan optimal dan berkelanjutan.


Selain itu, program MBG dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global. Dengan memperkuat ekonomi domestik dari level bawah, ketahanan ekonomi nasional akan semakin kokoh.


“Ketahanan nasional tidak hanya berbicara soal pertahanan militer, tetapi juga mencakup ketahanan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia. Program seperti MBG menjadi bagian penting dari upaya tersebut,” tambahnya.


Melalui program ini, Lemhannas optimistis pemerintah mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif, di mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Program MBG pun diharapkan terus dikembangkan agar memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.(sumber) 



×
Berita Terbaru Update