Notification

×

Iklan

Iklan

“AMPG Dukung Langkah Sigap Pemerintah Benahi Sistem Keselamatan Perkeretaapian Nasional”

Kamis, 30 April 2026 | 13.20 WIB Last Updated 2026-04-30T06:20:15Z


Jakarta  -  INFO BS  :   Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah dalam menangani insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi. Langkah cepat tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memastikan penanganan korban berjalan maksimal. 


Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, menilai kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto di lokasi penanganan korban serta kunjungan ke rumah sakit menjadi bukti nyata empati pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak musibah tersebut. Menurutnya, tindakan cepat pemerintah juga memperlihatkan komitmen dalam mengawal proses penanganan pascakecelakaan secara menyeluruh.


“Kami melihat pemerintah bergerak cepat dan responsif. Kehadiran Presiden di tengah para korban menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan publik dan proses pemulihan pasca-insiden,” ujar Said dalam keterangannya di Jakarta, Kamis. 


Meski demikian, PP AMPG menegaskan bahwa tragedi kecelakaan kereta api tidak boleh berhenti hanya pada penanganan darurat semata. Organisasi sayap muda Partai Golkar itu mendorong adanya evaluasi total terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.


Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut diduga dipicu oleh serangkaian faktor, mulai dari gangguan di perlintasan sebidang hingga persoalan teknis pada sistem persinyalan dan operasional perjalanan kereta. Kondisi ini dinilai menunjukkan adanya persoalan struktural yang harus segera dibenahi secara komprehensif. 


AMPG meminta pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi rel, mulai dari infrastruktur perlintasan, pembaruan teknologi sinyal, standar operasional, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perkeretaapian.


Selain itu, AMPG juga mendukung penuh investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Kecelakaan Transportasi agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara transparan dan akuntabel. Hasil investigasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembenahan sistem transportasi kereta api nasional.


Menurut Said, investasi pada keselamatan transportasi merupakan kebutuhan mendesak, bukan lagi pilihan. Ia menilai pembangunan fasilitas pendukung seperti flyover, underpass, serta pengamanan perlintasan sebidang harus dipercepat, khususnya di wilayah padat aktivitas seperti Bekasi dan sekitarnya.


“Kita tidak boleh menunggu tragedi berikutnya. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat sistem keselamatan secara berkelanjutan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna transportasi publik,” katanya. 


Di akhir pernyataannya, PP AMPG turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan. Organisasi tersebut berharap para korban luka segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.


Tragedi ini diharapkan menjadi pengingat penting bahwa modernisasi dan pengawasan sistem transportasi nasional harus terus diperkuat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Dengan evaluasi menyeluruh dan langkah pembenahan konkret, keselamatan penumpang di sektor perkeretaapian diharapkan semakin terjamin.(sumber) 



×
Berita Terbaru Update